MADANINEWS.ID, JAKARTA –Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) menggelar Halalbihalal Masyarakat Kudus di Jabodetabek di Bandar Udara Khusus Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (30/6/2019).
Acara Halal bi Halal yang mengusung tema “Menyatukan Hati, Memadukan Potensi untuk Kemajuan Kota Kudus” dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat asal Kudus dan pejabat Kabupaten Kudus antara lain: Bupati Kabupaten Kudus Ir. H. Muhammad Tamzil, MT; Ketua DPRD Kudus Ahmad Yusuf Rony; mantan Wakil Ketua BIN dan Mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah H. Abdul Mu’ti; dan Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto, pilot senior berlisensi pesawat tempur F-16 yang pernah menjabat sebagai Pangkoops TNI AU dan sekjen Kemenhan dan beliau kini menjabat sebagai Ketua Umum FKMK.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kudus Ir. H. Muhammad Tamzil mengaku terkejut atas tingginya partisipasi masyarakat Kudus di Jabodetabek yang menghadiri acara halalbihalal. Ia juga mengapresiasi FKMK selaku penyelenggara acara ini serta kepedulian masyarakat Kudus di Jabodetabek yang meski tidak berada di kota sendiri, masyarakat Kudus di Jabodetabek tetap ikut memikirkan kemajuan kota Kudus.
Salah satunya, kata Bupati Tamzil, adalah relasi-relasi yang dibangun FKMK dengan para stakeholder dan pengusaha di Ibu Kota dan dihubungkan dengan Pemkab Kudus. Misalnya saja, baru-baru ini Pemkab Kudus dapat terhubung dengan salah satu perusahaan milik Chairul Tanjung yakni Transmart.
“Saya jadi semangat dan bahagia bisa ketemu dengan panjenengan semua. Salut untuk semua. Semangat ini yang harus dijaga sehingga kekompakan dan kerukunan dapat terjalin dengan baik. Saya juga senang bahwa berkat salah satu anggota FKMK, saya dihubungkan dengan pak Chairul Tanjung untuk berinvestasi di Kudus dengan Transmart-nya. Kebetulan ada aset yang masih bisa dimanfaatkan di Kudus,” jelasnya
Pada kesempatan itu pula, Bupati Tamzil mensosialisasikan program unggulannya diantaranya santunan kematian sehari cair, tunjangan kesejahteraan bagi guru swasta, tunjangan kesejahteraan bagi guru madin, santunan anak yatim piatu, pelatihan wirausaha baru, dan santunan bagi masyarakat kurang mampu yang dirawat di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus.
“Perlu kami sampaikan bahwa beberapa program unggulan yang kami canangkan sejak kampanye telah dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah program tersebut telah dirasakan masayarakat Kudus,” tutupnya.

ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) Marsekal Madya TNI (Purn.) Eris Heryanto mengaku gembira bahwa bupati Kudus dapat hadir di tengah-tengah masyarakatnya yang berada di Jakarta. Eris juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Ia yakin a dengan melestarikan budaya, Indonesia akan menjadi negara maju dan berbudaya. Oleh karena itu, pada acara halalbihalal seluruh panitia mengenakan baju adat Kudusan. “Agar Indonesia maju, kita harus menghormati budaya kita sendiri. Termasuk, kami minta panitia agar memakai baju adat Kudusan sebagai bentuk ingat kota kelahiran dan menjunjung budaya Kudus,” terangnya.
Tak hanya soal budaya, Eris Heryanto juga melihat bahwa Kudus telah maju dengan menggunakan prinsip peninggalan Sunan Kudus, Gusjigang. Eks pilot pesawat F-16 tersebut mencontohkan, adanya geliat usaha yang kian maju di kota kelahirannya itu kini dapat dirasakan masyarakat Kudus. Ia menyebutkan, perusahaan rokok besar dan elektronik di Kudus telah mampu berbicara di kancah internasional.
“Ketika saya pulang, saya melihat Kudus ini telah maju. Buktinya, perusahaan besar seperti Djarum, Sukun, Nojorono bahkan Polytron pun kini telah sampai ditelinga masyarakat global,” ujarnya.
Dewan Pengawas FKMK serta Koordinator Bidang Media Laksmana Muda Dr. Suyono Thamrin menambahkan bahwa Halal bi Halal ini merupakan media silaturahim yang sangat penting khusunya bagi masyarakat Kudus yang berada di perantauan di Ibu Kota. Silaturahim seperti ini menurutnya selain merupakan anjuran agama, juga untuk meeningkatkan persatuan dan kesatuan sesama warga negara ( ukhuwah watoniah).

Acara Halal bi Halal ini turut dimeriahkan dengan Aksi aerobatik pesawat jenis Pitts SZC dengan nomor registrasi PK-SHE yang dipiloti Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto, satu-satunya pilot yang berlisensi menerbangkan pesawat temput F-16 di Indonesia. Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto menampilkan 11 gerakan manuver antara lain Air Arrow Roll, Four Point Arrow, Airbourne, Clover Leaf, Spin, HammerHead, Inverted Loop, Torque Roll.
Aksi aerobatik ini merupakan salah satu hiburan yang ditampilkan di acara rutin tahunan Halalbihalal masyarakat Kudus di Jabodetabek selain pertunjukan tari-tarian dan ketoprak.
Selain itu, untuk bagi warga Kudus yang berada di Jabodetabek, baik yang merantau ataupun telah menetap, kota Kudus tak dapat dilupakan. Maka, salah satu cara agar selalu ingat kota Kudus yakni dengan menyantap masakan khas Kudus. Hal tersebut dilontarkan Riono Asnan selaku ketua panitia acara Halalalbihalal. “Ya, kota Kudus tidak bisa dilupakan, maka kita mengenang kota Kudus dengan cara menyajikan masakan khas Kudus. Kami masih ingat ada lentog, soto Kudus, sate kebo (kerbau), nasi pindang, dan lainnya,” ujarnya.
