Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Hukum, Niat dan Tata Cara Puasa Syawal

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 April 2025 | 14:12
rubrik: Fiqih Ibadah
Anjuran Melaksanakan Puasa Asyura

Puasa (ilustrasi). (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Syawal adalah bulan di mana umat Nabi Muhammad merayakan kemenangan dan kembali ke fitrahnya sebagai manusia. Secara harfiah, Syawal memiliki makna “peningkatan”, yaitu peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan Ramadan. Umat Islam diharapkan mampu meningkatkan amal kebaikannya pada bulan ini, bukannya malah menurun atau kembali ke “watak” semula yang jauh dari Tuhan.

Dalam bulan ini, Nabi menganjurkan kita untuk melajutkan puasa Ramadan dengan enam hari di bulan Syawal. Yang biasa dikenal dengan puasa Syawal. Hukumnya sunah, dan sangat dianjurkan untuk dilakukan. Karena pahala yang disiapkan sangatlah istimewa. Sebagaimana sabda Rasulullah:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Kenapa puasa Syawal bisa dinilai berpuasa setahun? Mari kita lihat pada hadits Tsauban berikut ini:

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idulfitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”  (HR. Ibnu Majah)

Adapun waktu pelaksanaan puasa Syawal tersebut bisa langsung setelah hari raya Idulfitri hingga akhir bulan Syawal. Tetapi perlu diingat, bagi seseorang yang memiliki utang puasa Ramadan harap meng-qadla-nya terlebih dahulu. Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Lataiful Ma’arif karya Ibnu Rajab, meng-qadla puasa hendakah langsung bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Karena puasa qadla itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.

See also  Disamping Puasa 6 Hari, berikut Amalan-amalan lain di Bulan Syawal

Puasa Syawal dilakukan selama enam hari, bisa secara langsung (berturut-turut). Bisa juga dipisah atau tidak berpuasa enam hari langsung. Imam Asy-Sirbini menerangkan dalam kitab Mughni Al-Muhtaj bahwa lebih utamanya bila dilakukan mutatabi’ah yaitu berurutan. Dikarenakan lebih segera dalam melakukan ibadah dan supaya tidak bertemu dengan berbagai halangan yang membuatnya sulit untuk berpuasa.

Niat Puasa Syawal

Berikut ini lafal niat puasa Syawal.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Adapun orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunnah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunnah saat itu juga. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib. Untuk puasa sunnah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Ia juga dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Syawal di siang hari. Berikut ini lafalnya dalam bahasa Arab.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Tags: amalan bulan syawalpuasa syawalsyawal
Previous Post

Hukum Menggabungkan Niat Qadha Puasa Ramadhan dengan Puasa Sunnah Syawal

Next Post

Jelang Musim Haji, Saudi Tangguhkan Sementara Penerbitan Visa Umrah untuk 14 Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks