MADANINEWS.ID, BEKASI — Peringatan Milad Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia Perwakilan Daerah Bekasi (IPEMI PD Bekasi) ke-3 terasa lebih semarak di tahun ini. Pasalnya, Perayaan Milad IPEMI Bekasi dilaksanakan bertepatan dengan seminar sehari ‘Rahasia UMKM Naik Kelas Menuju Perusahaan Kelas Dunia,’ pada Rabu (12/12) di Aston Imperial Hotel Bekasi.
Seminar ini mendatangkan para pakar di bidang UKM seperti Pakar Etika dan Tokoh Pemberdayaan Perempuan Mien R. Uno, Pakar SOP Lukman Setiawan serta dipandu oleh moderator Arie Untung dan Fenita Arie yang menjadikan acara semakin meriah.
Ketua IPEMI PD Bekasi Yuyun Rahayu menyatakan sejak berdiri pada 3 tahun silam IPEMI Bekasi terus konsisten mendorong kaum perempuan untuk semakin banyak bergelut di dunia usaha guna membantu perekonomian keluarga. Disamping juga harus terus mendampingi para wirausawati muslimah dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produknya, agar bisa bersaing di level nasional bahkan internasional.
“Acara ini merupakan salah satu upaya IPEMI Bekasi untuk terus mendorong agar pelaku UKM yang notabene di dominasi kaum perempuan di Bekasi terus berkembang dan menjadi lebih maju. Visi IPEMI Bekasi masih sama yaitu untuk mewujudkan kemandirian kaum perempuan dalam hal ekonomi dan mewujudkan perempuan Indonesia yang berdikari,” kata Yuyun
Yuyun menuturkan untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu hal yang terus diupayakan adalah pengembangan kualitas SDM perempuan dan pelaku UKM di Bekasi melalui pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar. Seperti seminar sehari ‘Rahasia UMKM Naik Kelas Menuju Perusahaan Kelas Dunia kali ini.
“Dengan seminar ini kita ingin UKM di Bekasi agar bisa naik kelas. Definisi UMKM naik kelas ini secara sederhana apabila usahanya semakin berkembang, produktivitas bertambah, dan daya saingnya meningkat, sehingga semua usaha mikro punya potensi sama untuk naik kelas ke kategori yang lebih tinggi. Usaha mikro bisa naik kelas menjadi usaha kecil, usaha kecil bisa menjadi usaha menengah, usaha menengah bisa naik menjadi usaha besar.,” terang Yuyun.
“Makannya kita gelar acara kali ini juga ‘naik kelas’. Acaranya kita besarkan, narasumbernya juga para pakar yang sudah kredibel, dan tentu dengan jumlah partisipasi yang lebih banyak,” tambahnya.
Menurut Yuyun Pelaku usaha UMKM menempati bagian terbesar dari seluruh aktivitas ekonomi rakyat Indonesia. Mulai dari petani, nelayan, peternak, petambang, pengrajin, pedagang, dan penyedia berbagai jasa. Selain itu, dalam sejarah perekonomian bangsa Indonesia semua pihak mengakui keberadaan UKM sebagai penopang perekonomian nasional. Saat bangsa Indonesia dilanda krisis moneter dan krisis ekonomi, terbukti para pelaku UMKM yang masih mampu bertahan menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Karenanya penting untuk mendorong UKM agar bias naik kelas. Beberapa indikator UMKM naik kelas diantaranya, seperti tadi disampaikan narasumber usahanya menjadi formal, total penjualan dan aset meningkat. Selain itu jumlah pelanggan yang dilayani, pajak yang dibayarkannya, dan jumlah karyawan meningkat, serta kualitas SDM bertambah. Indikator lainnya adalah sistem administrasi dan keuangan meningkat dan juga Barang yang diproduksi meningkat”ujar Yuyun
Yuyun berharap di milad yang ke-3 ini, IPEMI Bekasi mampu mewujudkan cita-cita dalam mendorong UKM naik kelas dan menuju perusahaan kelas dunia. Karena itu, di tahun keempatnya, IPEMI Bekasi akan terus meningkatkan kinerja dalam upaya untuk menggandeng UKM-UKM dan mendampingi mereka untuk terus berkembang.

Saya pengen jadi pengusaha tapi saya masih bingung apa yang harus saya usahakan investasi apa yang cocok untuk saya.