Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Terkait Pembakaran Bendera Tauhid, Wantim MUI: Kalimat Tauhid Cukup Diyakin

Abi Abdul Jabbar Sidik
25 October 2018 | 09:40
rubrik: Indeks
Terkait Pembakaran Bendera Tauhid, Wantim MUI: Kalimat Tauhid Cukup Diyakin
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta–Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Prof Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk mengendalikan diri terkait pembakaran bendera berkalimat tauhid oleh Barisan Ansor Serba Guna (Banser).

Seperti diketahui Banser merasa meyakini bahwa bendera yang dibakar sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Kita hendaknya bisa lebih mengendalikan diri untuk membangun semangat umat Islam. Tidak perlu terlalu menonjolkan bendera-bendera,” kata Didin di Gedung MUI Jalan Proklamasi Jakarta Pusat Rabu (24/10) kemaren.

Didin menambahkan, bendera-bendera yang kira-kira akan menimbulkan masalah lebih baik tidak dimunculkan. Kalimat tauhid cukup diyakini dan diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Didin, umat Islam sudah dewasa dalam berbangsa dan bernegara. Karena itu, hal-hal yang berpeluang menimbulkan kegaduhan sebaiknya dihindari.

“Karena kami khawatir itu akan dimanfaatkan untuk melakukan politik adu domba, politik pecah belah,” pesannya.

Selain itu dengan adanya rencana  sebagian kelompok yang akan melakukan aksi terkait pembakaran bendera, Dirinya berpesan untuk  tidak usah meneruskan aksinya. “Lebih baik masing-masing pihak melakukan introspeksi dan memahami letak kesalahan masing-masing,” terang Didin.

“Kita semua tidak ingin kegaduhan ini berulang-ulang menghabiskan energi. Saya kira sudah selesai, sudah ditangani oleh polisi,” tutupnya. Tio/Kontributo

See also  Muhammadiyah : Wisata Halal Sering Salah Dipahami
Previous Post

Said Aqil: Penulisan Kalimat Tauhid di Tembok dan Pakaian Hukumnya Makruh

Next Post

Halaqoh Dzurriyah Pendiri NU di Tebuireng Hasilkan 3 Keputusan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks