Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung

Irawan Nugroho
15 September 2018 | 17:11
rubrik: Indeks
Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung
Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID – Bandar Lampung.  Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga meresmikan Launching Desa Terang 2018, di Desa Krawang Sari, Kecamatan Natar, Provinsi Lampung, Sabtu (15/9). Dalam peresmian tersebut, Puspayoga mengapresiasi partisipasi koperasi bekerja sama dengan BUMN dan swasta membantu pemerintah mempercepat ketersediaan listrik di seluruh desa di Indonesia.

“Ini adalah tujuan Bapak Presiden Jokowi untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Puspayoga.

Hadir dalam Launching Desa Terang 2018 tersebut, Staf Ahli Gubernur Lampung  Bidang Pemerintahan, Hukum dan  Politik Theresia Sormin dan Ketua Umum Koperasi Jasa Gerakan Nelayan Tani Indonesia (KJG) Dadang Mishal Yofthie.

Program Desa Terang 2018 adalah program yang dimotori oleh Koperasi Jasa Gerakan Nelayan Tani Indonesia (KJG). Lampung dijadikan percontohan program Desa Terang yang akan dilaksanakan secara nasional. Menteri meminta agar KJG terus melakukan perluasan penerangan listrik di seluruh daerah di Indonesia untuk mempercepat target pemerintah mencapai kedaulatan energi.

Program Desa Terang merupakan program penyediaan lampu tenaga surya hemat listrik secara gratis kepada masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik. Program ini sebagai upaya KJG bersama mitranya membantu pemerintah mencapai sasaran pencapaian akses penerangan sebesar 98,95 persen pada tahun 2018 yang menjangkau hingga ke desa-desa. Pemerintah menetapkan 17.000 desa sebagai prioritas sebagai sasaran pembangunan desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

Sebagaimana diketahui, penggunaan lampu tenaga surya lebih efisien dan dapat menyimpan energi listrik hingga 21 hari meski dalam cuaca hujan. Pihaknya juga segera melakukan pemetaan kebutuhan listrik  bersama pemda untuk mendapatkan data akurat terkait lokasi yang belum tersentuh listrik.*

See also  Masjid Diminta Jadi Inkubasi Bisnis Berbasis Teknologi dan Inovasi
Previous Post

KWSG Optimalkan Pelayanan Berbasis Digitalisasi

Next Post

Marketing Tentukan Berhasil – Tidaknya Produk KUKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks