UBN, sapaan akrab dari Ustadz Bachtiar Nasir ini menjelaskan tema tersebut sengaja diangkat dalam Milad kali ini, karena bertepatan dengan momentum peristiwa aksi teror World Trade Center (WTC) pada 11 September 2001 atau dikenal dengan nine eleven (9/11).
“Belajar dari peritiswa nine eleven, kita melihat sejak hari itu kebencian terhadap Islam sangat tersebar cepat. Islam dianggap sebagai sumber kebencian, kekerasan dan terorisme,” ujarnya di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto Kuningan Jakarta Selatan Selasa, (11/9).
Oleh karena itu melalui acara peace is power UBN berharap akan mengirimkan pesan kepada seluruh dunia bahwa Islam adalah agama yang damai.
Menurut UBN, peace is power adalah basis kekuatan yang membuat peradaban manusia tumbuh dan berkembang melalui pertautan antar àetnis, antar ras, yang sejak awal tersemai melalui benih sapa terindah yang pernah didengar manusia dengan ucapan assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
“Selain itu, kekuatan damai di Indonesia juga sesuai dengan pembukaan UUD 1945. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan Keadilan sosial,” terang UBN.
UBN juga menjelaskan, selain menampilkan grup Sabyan Gambus juga ada tausiah dari Ustadz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ustadz Haikal Hasan, Ustadz Felix Siouw serta pembacaan puisi oleh sastrawan Taufik Ismail. “Dan hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” ungkapnya. Tio/Kontributor.
