Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Terapkan Istitha’ah Kesehatan, Angka Kematian Jemaah Haji Turun

Abi Abdul Jabbar Sidik
24 August 2018 | 11:08
rubrik: Haji & Umrah
Antisipasi Jamaah Haji Sakit, PPIH Sediakan 70 Ton Obat

Seorang jamaah haji sakit mendapat perawatran di Klini Kesehatan Ibadah Haji (KKIH). (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, JAKARTA – Setelah penerapan Istitha’ah (kemampuan) kesehatan jemaah haji yang telah dimulai sejak akhir tahun lalu sudah menunjukkan hasil. Tahun ini angka kematian jemaah haji Indonesia berkurang signifikan dibanding tahun lalu.

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ini merupakan buah dari pengetatan seleksi haji di tahun ini.

Data per Rabu (22/08) sore waktu Arab Saudi, jumlah jemaah haji meninggal di Arab Saudi ada 130 orang. Dari jumlah tersebut 33 di antaranya meninggal pada fase Arafah, Muzdalifah Mina atau Armina.

Tahun 2017 lalu, jumlah jemaah haji meninggal mencapai angka 54 pada fase Armina saja. Adapun total jemaah meninggal pada tahun lalu berjumlah 657 jemaah.

“Ya tentu kita sangat bersyukur bahwa tahun ini Angka jemaah haji kita yang wafat itu jauh menurun berkurang angkanya lebih rendah dibanding hari yang sama dengan tahun lalu,” ujar Menag di Kantor Misi Haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, Rabu (22/08) malam

Tak hanya itu saja, Menag juga mengatakan menurunnya jumlah jemaah haji meninggal itu juga disebabkan gesitnya petugas haji di bidang kesehatan.

“Kedua adalah ini adalah buah keberhasilan para petugas yang senantiasa memberikan sosialisasi penyuluhan di bidang kesehatan terhadap jemaah haji kita sehingga pola hidup sehat dan seterusnya itu bisa sesuai dengan ketentuan,” ujar Menag.

“Ini adalah hasil ikhtiar kita sejak beberapa waktu yang lalu, beberapa bulan yang lalu untuk lebih ketat menyeleksi jemaah jemaah kita, khususnya yang berisiko tinggi atau risti agar memenuhi istitha’ah,” Sambungnya.

Dirinya juga bersyukur tingkat jemaah yang dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia baik di arafah maupun di Mina itu angkanya jauh lebih kecil, angkanya menurun di banding tahun lalu pada saat yang bersamaan.

See also  Kapan Jemaah Haji Wukuf di Arafah? Simak Jadwalnya Disini!

“Yang lebih saya syukuri adalah tingkat jemaah yang dirawat di klinik kesehatan kita baik di arafah maupun di Mina itu angkanya jauh lebih kecil,” tutur Menag.

Setelah fase Armina jemaah haji akan mengikuti fase yang jauh lebih ringan yakni tinggal menunggu antrean kepulangan ke Indonesia. Selama menunggu kepulangan, jemaah haji menginap di hotel setara bintang tiga.

Jemaah haji gelombang pertama akan pulang dari Makkah langsung ke tanah air via bandara Jeddah. Sedangkan jemaah gelombang kedua, akan bertolak dari Makkah ke Madinah sebelum terbang pulang

Tags: Istitha'ah Kesehatan HajiJamaah Haji wafatjamaah lansia
Previous Post

Masjdil Haram Padat, Jamaah Diminta Shalat Jumat di Masjid Sekitar Hotel

Next Post

Peralatan Kesehatan di Mina Jadi Bahan Evaluasi Haji Tahun Depan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks