IBADAH.ID, MAKKAH – Pelaksanaan ibadah haji tengah memasuki fase puncaknya. Jutaan jamaah haji kini melebur jadi satu di Muzdalifah untuk bermalam dan mempersiapkan diri sebelum melempar jumrah.
Dalam pelaksnaan haji di tahun ini, terdapat sebuah momen mengharukan dimana dua saudara kandung asal Palestina yang terpisah selama 14 tahun lamanya, kini dipertemukan kembali.
Keduanya adalah Musa dan Latifa, dua saudara yang kandung yang dipertemukan saat melaksanakan haji melalui undangan khusus dari Raja Salman bin Abdul Aziz.
Saat bertemu sang kakak, Latifa memeluk kakaknya dengan penuh haru dan air mata. Ia mengatakan dalam 30 tahun dia hanya hanya sekali saja bertemu dengan kakaknya pada 14 tahun silam.
Latifa menceritakan dirinya bersama saudara laki-lakinya, saat ia berusia 2 tahun, bermigrasi ke Lebanon dengan sisa keluarga sekitar 30 tahun yang lalu tetapi segera dia pergi ke Mesir meninggalkan saudaranya.
“Selama bertahun-tahun ini saya hanya melihatnya sekali saja. Saya selalu memiliki keinginan untuk bertemu dengannya, ” kata Latifa seperti dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (21/08).
Sang kaka sendiri, Musa diundang untuk melakukan Haji di bawah program undangan Raja Salman untuk warga dari Libanon sementara saudara perempuannya datang dari Mesir.
“Ketika saya bertemu dengannya sekarang, rambutnya telah menjadi abu-abu dan dia terlihat berumur meskipun dia masih belum berusia 32 tahun,” terang Latifa.
Latifa menuturkan Putranya sendiri, Bassam, berusia satu tahun ketika ia dipisahkan dari pamannya, dan sekarang Bassam telah menjadi seorang pemuda yang hampir setinggi dirinya.
Sekitar 5.300 peziarah melakukan haji tahun ini sebagai tamu pribadi Raja Salman. Mereka terdiri dari 1.300 orang dari 94 negara, 1.000 orang dari keluarga para martir Palestina, 1.500 dari keluarga orang Sudan dan Tentara Nasional Yaman, 1.000 dari keluarga para martir tentara dan polisi Mesir dan 500 dari Guinea Bissau.
