IBADAH.ID, JEDDAH – Otoritas umum Statistik Arab Saudi (GaStat) mencatat dalam 25 tahun terakhir, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah melayani sekitar 53.928.358 jamaah haji dari seluruh dunia. Selama 10 tahun terakhir, jumlah peziarah adalah 23.834.151 jamaah.
Dilansir dari Arab News pada Kamis (09/08), dari jumlah tersebut, GaStat merilis bahwa jumlah jamaah haji terendah yang dilayani Arab Saudi terjadi pada musim Haji tahun 1995 (1415H) dengan 1.781.370 jamaah haji. Sementara jumlah jamaah haji tertinggi ada pada musim haji tahun 2012M/1433H dengan 3.161.573 jamaah.
Juru bicara GaStat, Taiseer Al-Mofarrej penghitungan jumlah jamaah haji yang datang setiap tahun sudah merupakan tugas yang dilakukan GaStat. ia menyatakan GaStat sudah mulai melakukan pendataan jamaah haji sejak tahun 1390H dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang akurat untuk membantu Pemerintah dalam merencanakan dan mengembangkan layanan yang diberikan kepada para peziarah.
Menurut Al-Mofarrej, data statistik haji ini membantu pemerintah merencanakan layanan yang diperlukan bagi para peziarah yang datang, baik itu sosial, kesehatan, keamanan, makanan, atau transportasi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan serangkaian waktu dari data akurat tentang jumlah peziarah, perkiraan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk melayani para peziarah dan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan mereka selama musim Haji setiap tahun.
Ia menambahkan data dan jumlah peziarah setiap tahunnya digunakan oleh otoritas terkait dalam studi untuk mempersiapkan fasilitas di Mekkah dan tempat suci lainnya. Selain itu, ia menyediakan informasi dan data yang akurat tentang Haji bagi para peneliti, mahasiswa, penerima manfaat dan mereka yang tertarik dalam bidang ini.
Data ini juga digunakan untuk evaluasi kegiatan dan peristiwa yang dilakukan oleh entitas yang terkait dengan melayani para peziarah, serta untuk mengidentifikasi cara kedatangan peziarah domestik dan para peziarah yang datang dari luar Kerajaan.
Selain itu, Al-Mofarrej menyatakan statistik pada layanan yang disediakan oleh berbagai lembaga pemerintah untuk peziarah akan diumumkan secara berkala dari tanggal 1 Dzulhijjah. Pihak berwenang akan merilis jumlah akhir dan resmi peziarah tahun ini pada tanggal 9 Dzulhijjah, melalui buletin statistik Haji secara rinci termasuk jumlah peziarah internal, jumlah peziarah dari luar negeri, peziarah menurut jenis kelamin, kebangsaan dan tujuan, jumlah kendaraan digunakan untuk mengangkut peziarah serta tipenya, dan data rinci lainnya.
