Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jelang Puncak Haji, Jemaah Dihimbau Jaga Kondisi Fisik

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 August 2018 | 09:25
rubrik: Haji & Umrah
Jelang Puncak Haji, Jemaah Dihimbau Jaga Kondisi Fisik

Petugas Haji menggendong jamaah lansia yang kelelahan diMasjidil Haram. (foto:MCH)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, MAKKAH – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji pada 8-10 Dzulhijjah mendatang, jamaah haji dihimbau untuk menjaga kondisi fisik dan mengurangi aktifitas tak penting. Jamaah haji juga diminta agar selalu menjaga makan tepat waktu dan memperbanyak minum agar terhindar dari heatstroke mengingat cuaca Arab Saudi saat ini mencapai hampir 40 drajat.

“Kalau beraktivitas pakai alat pelindung diri (APD),” kata Kepala Klinik Kesejatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dr. Nirwan Satria, Sp.An, Rabu (08/08) di kantornya di kawasan Aziziyah, Janubiyah, Makkah. Ia menambahkan, pasien yang banyak dirawat adalah karena sesak, demensia, hipertensi dan ulkus diabetes.

“Ini tercetus karena kelelahan fisik dan kurang minum,” jelasnya. Karenanya pihaknya meminta kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan jelang wukuf.

“Kami sudah siapkan KKHI Makkah dengan lebih dari 200 tempat tidur dan dokter spesialis. Namun yang utama adalah jemaah harus mampu menjaga kesehatannya masing-masing,” ungkapnya.

“Gunakan alat pelindung diri (APD) dan ikuti anjuran kesehatan yang sudah disampaikan oleh Tim Promotif Preventif dan dokter kloter,” tambahnya.

Di KKHI Makkah sampai Selasa (07/08) kemarin, telah merawat 219 pasien. Adapun jemaah yang masih dirawat inap di KKHI Makkah sebanyak 97 orang dan dirawat di RSAS di Makkah 64 jemaah.

Untuk diketahui, seluruh jemaah telah bergeser ke Makkah bergabung dengan gelombang 2 yang tiba melalui Jeddah. Kendati demikian, berdasarkan catatan KKHI Madinah yang diterima Media Center Haji (MCH) Rabu (08/08) masih ada 7 pasien yang dirawat di KKHI Madinah. Seluruh pasien merupakan pasien yang kembali dari rawatan di RS Arab Saudi.

“Hari ini 4 orang rencananya akan dievakuasi ke Makkah, sehingga yang masih dirawat di KKHI Madinah ada 3 orang,” jelas Direktur KKHI Madinah dr. M. Yanuar, Sp.P.

See also  Biaya Haji 2026 Ditargetkan Turun, Ini Strategi BP Haji

Ditambahkan, di RSAS Madinah saat ini masih ada 18 orang yang dirawat, dimana 6 orang diantaranya masih dirawat di ruang ICU dengan ventilator, serta 2 – 3 orang direncanakan kembali ke KKHI Madinah.

Tags: dr. Nirwan Satriahaji 2018Klinik Kesehatan Haji IndonesiaPuncak Hajiwukuf arafah
Previous Post

Sinergi antar Kementerian, Jadi Strategi Kemenkop UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pedesaan

Next Post

Bali Siap Sambut Olimpiade Halal 2018

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks