Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Atlet-atlet Berhijab Indonesia yang Jadi Unggulan di Asian Games 2018

Abi Abdul Jabbar Sidik
7 August 2018 | 13:43
rubrik: Gaya Hidup, Hijabers
Atlet-atlet Berhijab Indonesia yang Jadi Unggulan di Asian Games 2018

Asian Games 2018. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, JAKARTA – Indonesia, untuk kedua kalinya sejak tahun 1962, terpilih kembali menjadi tuan rumah hajatan olahraga akbar Asia, Asian Games ke-18. Selama periode 18 September hingga 2 Agustus 2018, lebih dari 13 ribu atlet siap bersaing menjadi nomor 1 di 40 cabang olahraga yang dilombakan.

Pada Pesta olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun ini,  untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pesta Olahraga Asia ini diadakan di dua kota sekaligus: Jakarta dan Palembang. Indonesia sendiri mengirimkan hampir seribu atlet di semua cabang olahraga.

Di antara atlet itu tak sedikit yang mengenakan hijab. Bagi mereka, berhijab tak menghalangi dan mengganggu aktivitas olahraga mereka. Mereka tetap dapat mengeksplorasi diri sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing. Bahkan banyak dari mereka sukses memenangkan pertandingan di tingkat nasional maupun internasional.

Kini, mereka siap berlaga untuk mengharumkan nama Indonesia di Asia. Berikut di antara lima atlet berhijab yang mengikuti berbagai cabang olahraga di Asian Games ke-18.

1.Diananda Choirunisa

Diananda Chorunisa merupakan atlet panahan yang memakai jilbab sejak tahun 2015. Ia menargetkan pada Asian Games kali ini meraih medali emas untuk Indonesia. Sebelumnya, ia telah berhasil memperoleh medali emas mewakili cabang olahraga panahan di Sea Games 2017 di Malaysia.

“Sebagai hijabers, aku ingin membuktikan kepada semua orang bahwa pilihanku memakai hijab tidak menghalangiku dalam mewujudkan cita-citaku menjadi juara dunia,” tulis perempuan berusia 20 tahun ini di akun Instagram miliknya, 22 september 2017 lalu.

Mahasiswi Jurusan Psikologi di Universitas Airlangga, Surabaya, ini terjun ke dunia panahan sejak usia tujuh tahun. Ia terinspirasi dari sang ayah sebagai atlet silat yang sering mendapatkan medali. Di Asian Games 2018 ini, Diananda menjadi atlet andalan Indonesia di cabang olahraga panah.

Bagiku yang paling membanggakan adalah bisa mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap event yang aku ikuti, SeaGames 2017 kemarin aku telah berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih di tiang paling tinggi, doaku tahun ini semoga bisa mengibarkan kembali Bendera Merah Putih di tiang paling tinggi pada event AsianGames 2018🙏 #SayaTimIndonesia #TimIndonesia #AyoDukungIndonesiaJuara #IndonesiaBisa #EnergyOfAsia #RoadToAsianGames2018

A post shared by diananda choirunisa (@dianandach) on Jan 4, 2018 at 3:06am PST

2. Pipit Kamelia

See also  Kemenag Kaji Kerjasama Provider Gratiskan Paket Data Pendidikan Madrasah

Pipit Kamelia merupakan atlet pencak silat putri. Ini adalah kali pertama ia bertanding di Asian Games. Silat adalah cabang olahraga baru di Asian Games.

Perempuan kelahiran 6 Januari 1995 ini sudah banyak memenangkan kejuaraan tingkat nasional maupun dunia. Ia pernah meraih mendali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Pada tahun 2017 ia juga kembali meraih medali emas dari Belgia terbuka dan perak pada Sea Games yang digelar di negeri Jiran.

Pipit Kamelia. (foto:istimewa)

3. Dhean Titiania Fajrin 

Dhean Titania Fajrin adalah atlet taekwondo berprestasi. Ia mendapatkan medali emas di kelas 46 kilogram putri dalam PON 2016 Jawa Barat. Prestasi yang membuat ia langsung masuk skuad Indonesia di Sea Games 2017. Kemudian di Kejuaraan Asia, ia meraih medali perunggu.

World University Taekwondo Competition 2018🥇🇲🇨 #roadtoasiangames2018 #taekwondoindonesia

A post shared by dhean titania fazrin (@dheanfazrin) on Jul 13, 2018 at 2:01am PDT

4. Yaisha Putri Yasandi

Yaisha Putri Yasandi merupakan salah satu atlet tenis dinding (squash) kebanggaan Indonesia saat ini. Perempuan kelahiran 9 Mei 1999 ini mulai menekuni cabang olahraga itu sejak 11 tahun lalu. Perempuan asal Balikpapan ini pernah membawa perunggu untuk kategori regu putri pada Sea Games 2017 dan PON 2016 di Jawa Barat. Ia juga pernah meraih medali emas untuk kategori perorangan pada Pra Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur tahun 2017.

Thank you Indonesia for trusting us! Thank you Balikpapan for trusting me! Thank you East Kalimantan for trusting and support me! Thank you for everyone around me who always stay and support in any excuse. Even not get gold medals, they still stand side of me. Thank’s a lot mom, brother! Love ya!🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨 #seagames2017 #inaseagames2017

A post shared by Yaishaa Putri Yasandi (@yaishaputri) on Aug 29, 2017 at 7:58pm PDT

4. Aries Susanti

See also  Bagaimana Hukumnya Menikahi Perempuan yang sedang Hamil?

Aries Susanti merupakan atlet panjat tebing perempuan Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018. Dara kelahiran Grobogan, Jawa Tengah ini terkenal dengan julukan spiderwoman di kampusnya. ia pernah mengalahkan pemanjat Rusia Elena Timofeeva dengan catatan waktu 7,51 detik. Mei lalu perempuan kelahiran 21 Maret 1995 ini meraih medali emas untuk nomor speed dalam Kejuaraan Internasional di Chongqing, China.

 

Tags: Asian Games 2018atlet berhijabhijabers
Previous Post

Es Batu Ternyata Punya Manfaat untuk Kecantikan, Ini Penjelasannya

Next Post

Pusat Studi Akhlak: Bangun Akhlak Mulia, Menuju Kemandirian Bangsa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks