Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Saudia Group Perluas Layanan Haji 2026 hingga 300 Persen, Bangun Fasilitas Premium di Arafah dan Mina

Abi Abdul Jabbar Sidik
18 May 2026 | 11:30
rubrik: Haji & Umrah
Saudia Group Perluas Layanan Haji 2026 hingga 300 Persen, Bangun Fasilitas Premium di Arafah dan Mina
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Saudia Group menyiapkan ekspansi besar-besaran layanan haji 2026 dengan meningkatkan kapasitas paket layanan jamaah hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dalam skema terbaru tersebut, Saudia Group menargetkan dapat melayani sekitar 4.200 jamaah haji dari 43 negara melalui layanan terpadu yang mencakup seluruh perjalanan ibadah, mulai dari keberangkatan hingga fase Armuzna di Tanah Suci.

Melansir theislamicinformation, Ekspansi layanan itu diperkuat dengan pembangunan fasilitas baru di Arafah dan Mina serta pengoperasian pusat kendali terpadu berbasis data jamaah.

Saudia Group menggandeng enam entitas dalam jaringan perusahaannya untuk menjalankan layanan haji terpadu tersebut.

Saudia Hajj and Umrah akan mengelola layanan jamaah sekaligus mengoperasikan integrated operations center yang memantau pergerakan jamaah di seluruh tahapan perjalanan haji.

Sementara Saudia Real Estate bertanggung jawab membangun dan mengelola fasilitas di kawasan suci.

Layanan penanganan bagasi “Luggage First” akan dioperasikan Saudi Ground Services Co. guna memisahkan pengelolaan koper dari pergerakan jamaah.

Selain itu, CATRION akan menangani layanan konsumsi, sedangkan Medical Fakeeh menyiapkan klinik medis lengkap di lokasi haji.

Chief Executive Officer Saudia Hajj and Umrah, Amer Alkhushail, mengatakan pusat operasi terpadu akan menjadi kunci pengelolaan layanan jamaah.

“Pusat operasi terpadu akan berfungsi sebagai platform pusat untuk menghubungkan data jemaah haji dengan pemangku kepentingan terkait sepanjang perjalanan. Dengan meningkatkan visibilitas, koordinasi, dan kemampuan respons, pusat ini akan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan pengalaman haji yang lebih lancar, memungkinkan jemaah haji untuk melewati setiap tahapan dengan keyakinan dan ketenangan pikiran yang lebih besar,” ujarnya.

Layanan Jamaah Dimulai Sejak dari Negara Asal

Saudia Group menyebut layanan jamaah tidak hanya dilakukan di Arab Saudi, tetapi sudah dimulai sejak fase keberangkatan di negara asal jamaah.

See also  Dukung Kebijakan Haji Ramah Lansia, KBIHU Sepakati Tujuh Komitmen

Tim layanan akan mendampingi jamaah sejak pra-keberangkatan, di bandara asal, hingga saat tiba di Arab Saudi.

Di Tanah Suci, jamaah juga akan mendapatkan bantuan untuk proses kedatangan, kunjungan ke Raudhah, penjadwalan tawaf di Masjidil Haram, hingga pengaturan mobilitas di kawasan suci.

Untuk jamaah lanjut usia, Saudia Group menyiapkan dukungan khusus berupa mobil golf dan layanan pendampingan di sejumlah titik perjalanan.

Selain itu, jamaah juga akan dibekali perangkat digital untuk membantu pengaturan jadwal, mobilitas antar lokasi, hingga aktivitas ibadah selama di Tanah Suci.

Bangun Fasilitas Baru di Arafah dan Mina

Investasi terbesar dalam proyek ini dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru bertingkat dua di Arafah.

Menurut Alkhushail, fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan pemanfaatan ruang sekaligus menghadirkan layanan premium bagi jamaah.

Area tersebut mengusung konsep serupa lounge bandara milik Saudia dengan fasilitas ruang makan terintegrasi serta layanan perawatan 24 jam selama jamaah berada di Arafah.

Sementara di Mina, Saudia Group memperluas operasional dari satu tower menjadi tiga tower terintegrasi.

Desain tower tersebut disebut mengadopsi konsep kabin First Class Saudia dengan fokus pada privasi, kenyamanan, dan efisiensi ruang.

Ekspansi itu juga diharapkan dapat membantu distribusi jamaah lebih merata dan mengurangi kepadatan saat pergerakan antar fase ibadah haji.

Tags: Arafahfasilitas hajilayanan hajiMinasaudiasaudia grup
Previous Post

Saudi Buka Proyek Naming Rights Stasiun Kereta Cepat Haramain, Swasta Diajak Investasi

Next Post

Saudi Siapkan 33 Ribu Bus dan 5 Ribu Taksi untuk Transportasi Saat Puncak Haji 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks