MADANINEWS.ID, MAKKAH – Otoritas keselamatan Arab Saudi meningkatkan langkah pengamanan di dua kota suci menjelang puncak ibadah Ramadan. General Directorate of Civil Defense memperkuat pengaturan lapangan dengan menempatkan patroli keselamatan serta unit respons cepat di Makkah dan Madinah selama sepuluh hari terakhir Ramadan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan jutaan jemaah yang datang beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada periode paling padat dalam bulan suci.
Patroli dan Tim Respons Cepat Disiagakan
Direktorat Pertahanan Sipil mengerahkan sejumlah patroli keselamatan dan unit tanggap darurat yang ditempatkan di berbagai titik strategis di sekitar kawasan dua masjid suci.
Petugas tersebut bertugas memantau kondisi lapangan sekaligus memastikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat selama aktivitas ibadah berlangsung.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pengamanan yang dilakukan otoritas untuk menghadapi lonjakan jemaah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Sistem Pencegahan Kebakaran Diperkuat
Otoritas juga menyatakan telah mengambil berbagai langkah untuk memperkuat protokol keselamatan preventif, termasuk memastikan sistem perlindungan kebakaran berfungsi dengan baik di berbagai fasilitas yang digunakan oleh para jemaah.
Selain itu, kesiapan tim darurat juga ditingkatkan guna menjamin waktu respons yang cepat apabila terjadi insiden.
Pastikan Keamanan Akomodasi Jemaah
Direktorat Pertahanan Sipil juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan fasilitas akomodasi para pengunjung yang berada di kawasan pusat dua masjid suci.
Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko, otoritas memastikan keberadaan titik kumpul aman di luar area penginapan guna memaksimalkan keselamatan para pengunjung dan jemaah.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah Arab Saudi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para jemaah yang datang untuk beribadah selama Ramadan.
