MADANINEWS.ID, Makkah, Arab Saudi – Tiga jemaah haji asal Indonesia yang berangkat pada 2025 hingga kini belum ditemukan, meski sudah tujuh bulan berlalu. Kementerian Agama (Kemenag) terus melakukan upaya pencarian, termasuk tes DNA terhadap keluarga salah satu jemaah.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, As’adul Anam, mengatakan sampel DNA dari keluarga Sukardi, jemaah Kloter SUB-79 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Malang, telah diambil. Nanti sampel tersebut akan dicocokkan dengan jenazah yang ditemukan di beberapa rumah sakit Arab Saudi.
“Kemarin itu sedang dilakukan pengambilan darah untuk dilakukan uji DNA. Dari Kemenag pusat, Mabes Polri dokter dari sana yang mengambil darah keluarga meninggal. Nanti dicocokan dengan jenazah yang meninggal di sana. Di beberapa rumah sakit record DNA di sana nanti dicocokan, nanti kalau cocok berarti keluarga mereka yang sudah meninggal. Menunggu pencocokan DNA,” jelas Anam, Senin (22/12).
Jemaah Hilang Diduga Memiliki Riwayat Demensia
Selain Sukardi, dua jemaah lain yang masih hilang yakni Nurima Mentajim (80 tahun, asal Palembang) dan Hasbullah Ikhsan (73 tahun, asal Banjarmasin). Kedua jemaah ini diketahui memiliki riwayat demensia.
Anam menegaskan, Kemenhaj akan meningkatkan pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang. Penempatan jemaah dengan sistem blok, penggunaan gelang identitas, serta pengawasan petugas akan diperketat.
“Jemaah yang kena demensia dilarang berangkat (tidak istito’ah), fungsi petugas ditingkatkan khususnya linjam, penempatan jemaah dengan sistem blok,” ujar Anam. “Masih efektif jemaah yang kesasar cukup dengan gelang bisa di lacak.”
Jejak Hilangnya Tiga Jemaah
-
Nurima Mentajim – Hilang sejak 28 Mei 2025. Terakhir terlihat keluar sendiri dari hotel di Makkah pukul 02.45 dini hari. CCTV menunjukkan beliau tidak membawa identitas atau dokumen.
-
Sukardi bin Jakim – Hilang sejak 29 Mei 2025, dua hari setelah tiba di Makkah. Terakhir tercatat menginap di Hotel Tala’ea Al-Khair, Kamar 813.
-
Hasbullah Ihsan – Hilang sejak 15 Juni 2025 pukul 03.00 dini hari, terakhir terlihat keluar dari hotel Abraaj Al Misk di Makkah.
KJRI Jeddah mengimbau seluruh WNI, petugas, dan masyarakat Indonesia di Makkah, Jeddah, dan sekitarnya untuk turut memantau dan menyebarkan informasi. Bagi yang memiliki informasi, dapat menghubungi:
-
Call Center Kantor Urusan Haji: +966 50 350 0017
-
Call Center KJRI Jeddah: +966 50 360 9667
