Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Waspadai MERS-CoV, Jemaah Haji Diminta Hindari Kontak dengan Unta dan Jaga Kebersihan

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 May 2025 | 11:24
rubrik: Haji & Umrah
Waspadai MERS-CoV, Jemaah Haji Diminta Hindari Kontak dengan Unta dan Jaga Kebersihan

Ilustrasi Penularan MERS-CoV. (foto:kemenkes)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia untuk tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) selama menjalani ibadah haji di Tanah Suci.

Meski kasus MERS-CoV di Arab Saudi saat ini relatif terkendali, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan selama berhaji.

“Meskipun kasus MERS-CoV ini tidak banyak dan terkendali di Arab Saudi, namun jamaah dan petugas haji harus selalu waspada,” ujar Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr Mohammad Imran, di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Jumat (16/5/2025).

Pahami Risiko dan Penularannya

Berdasarkan data resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan Arab Saudi mencatat sembilan kasus terkonfirmasi MERS-CoV antara 1 Maret hingga 21 April 2025. Delapan kasus terjadi di Riyadh dan satu di Hail, dengan dua pasien meninggal dunia. Dari total tersebut, enam di antaranya adalah petugas kesehatan yang tertular saat merawat pasien.

MERS-CoV adalah penyakit pernapasan serius yang dapat menyebar melalui droplet (percikan) saluran napas atau melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi, terutama unta.

“Hindari kontak langsung dengan unta, termasuk foto dengan unta dan minum susu unta di peternakan ataupun tidak mengonsumsi produk olahan unta yang tidak terjamin kebersihannya,” tegas Imran.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Agar terhindar dari risiko penularan, jamaah diminta untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain:

  • Memakai masker saat berada di tempat ramai.

  • Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

  • Tidak menyentuh wajah tanpa mencuci tangan.

  • Menghindari konsumsi produk dari unta yang tidak terjamin kebersihannya.

KKHI Makkah dan Madinah juga selalu siap memberikan layanan medis bagi jamaah yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

See also  Kemenkes Kembangkan Vaksin Baru untuk Tanggulangi Penyakit TBC

Segera Laporkan Gejala

Jika merasa mengalami gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, atau sesak napas, jamaah diminta tidak menunda untuk menghubungi petugas kesehatan.

“Dengan demikian, mereka dapat diperiksa dan ditangani dengan cepat,” kata Imran.

Kesehatan adalah bagian penting dalam kesempurnaan ibadah. Maka, mari bersama-sama menjaga diri dan sesama selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Tetap waspada, jaga kebersihan, dan segera cari pertolongan jika ada gejala yang mencurigakan.


Tags: kemenkesMERS CoVpenyakit hajipenyakit MERS-CoV
Previous Post

Fasilitasi Haji Ilegal, Dua WNI Asal Jawa Barat Ditangkap di Makkah

Next Post

Alhamdulillah! Pasangan Jemaah Terpisah Karena Beda Syarikah Kini Bisa Gabung Lagi di Makkah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks