IBADAH.ID, Tehran – Empat Siswa Indonesia berhasil meraih 4 medali perak di ajang bergengsi Olimpiade Biologi tingkat internasional, 29th International Biology Olympiad (IBO) di Tehran, Iran Sabtu malam (21/7).
Siaran pers dari Kedutaan Besar RI di Teheran, Iran, Minggu (22/7) menyebutkan, empat siswa setingkat SMA yang meraih medali perak itu adalah Samuel Kevin Pasaribu dari SMA Unggul Del Sumut, Syailendra Karuna Sugito dari SMA Semesta BBS Semarang, Aditya David Wirawan dari SMAK Petra 1 Surabaya, dan Silingga Metta Jauhari dari SMAN 8 Jakarta. Mereka berhasil menyisihkan ratusan peserta dari 78 negara pada olimpiade yang berlangsung sejak 15-22 Juli itu.
“Sangat membanggakan, dari ke-4 peserta yang ikut, Indonesia raih 4 medali perak di ajang bergengsi Olimpiade Biologi tingkat internasional. Kami senantiasa memberikan dukungan penuh kepada Tim Biologi Indonesia selama berada di Tehran,” ujar Duta Besar RI di Tehran, Octavino Alimuddin, di sela-sela acara penutupan 29th International Biology Olympiad (IBO) di Gedung Iran International Convention Centre Tehran, Sabtu (21/7) malam.
Dalam IBO ke-29 yang berlangsung dari tanggal 15-22 Juli 2018 di Teheran itu diikuti 65 peserta dari 78 negara. Tim Indonesia mengirim empat peserta beserta lima pendamping dan juri. Empat siswa Indonesia berhasil masing-masing meraihh medali perak.
IBO merupakan ajang kompetisi bagi pelajar setingkat sekolah menengah di bawah usia 20 tahun dari seluruh dunia yang meliputi tes teori dan praktikum. Ajang tahunan ini dilaksanakan setiap bulan Juli, setiap negara peserta mengirimkan 4 siswanya yang telah diseleksi secara ketat di tingkat nasional. Tahun depan (2019), IBO ke-30 akan diadakan di kota Szeged, Hungaria.
Penutupan acara dihadiri oleh Wakil Presiden bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Iran, Dr. Sorena Sattari; Menteri Pendidikan Iran, Seyyed Mohammad Bat’hei; Ketua IBO, Poonpipope Kasemsap; Ketua Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bakat Nasional Iran, Fatema Mojarehani; para pejabat tinggi Iran, akademisi, ilmuwan, media dan Perwakilan Asing negara-negara peserta termasuk Indonesia.
