Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pemerintah Pastikan Makanan untuk Jemaah Haji Sakit Terjamin

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 July 2018 | 10:26
rubrik: Haji & Umrah
Pemerintah Pastikan Makanan untuk Jemaah Haji Sakit Terjamin

Suasana perawatan jamaah haji sakit di Klinik Kesehatan Ibadah Haji. (foto:Kemenkes)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Jakarta – Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka menjamin layanan makan bagi jemaah haji yang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Menurutnya, tidak boleh ada jamaah yang tidak dapat makan di KKHI, baik pasien rawat inap ataupun pasien yang hanya mampir di IGD.

Dikatakan Eka, makanan jemaah haji sakit diberikan tiga kali sehari dengan dua kali snack selama pasien dirawat. Pemberian makanan dan snack serta minuman kesehatan dilakukan selama operasional haji, kurang lebih 76 hari.

“Pasien tidak dipungut biaya sepeserpun. Semuanya berasal dari dana APBN Kemenkes,” jelas Eka Jusuf Singka dalam keterangan pers Minggu (22/07).

Senada dengan Eka,  petugas Gizi KKHI Madinah, Sri Rezeki memastikan bahwa Tim Gizi KKHI telah menyiapkan makanan sesuai dengan kondisi pasien. Bahkan,  tim gizi juga menyuapi pasien bila diperlukan.

“Pasien jemaah haji yang masuk rata-rata tidak ada pendampingnya, maka untuk meningkatkan asupan, kami bantu. Kami turun tangan membantu menyuapi. Pasien sebenarnya mau makan, itu terbukti dengan mereka menghabiskan semua makanannya ketika disuapi,” kata Sri Rezeki.

Sri menambahkan, intervesi yang diberikan ini bertujuan agar jemaah haji lekas pulih dan dapat segera kembali ke pondokan.

“Kami membantu dalam memberikan makan bagi pasien yang tidak mampu melakukan sendiri. Pada saat menyuapi pasien ini dimanfaatkan untuk melakukan edukasi. Misalnya pada pasien diabetes, sebenarnya semua makanan boleh dimakan, yang penting porsi tidak boleh lebih dan jam makan tidak boleh lewat. Bila tidak diatur maka akan menimbulkan kenaikan gula,” kata Sri.

Sri mengimbau agar jemaah yang makan, jangan asal kenyang. Jemaah perlu makanan dengan gizi seimbang, karena setiap zat gizi punya fungsi masing-masing yang harus dipenuhi. Bila tidak, maka berisiko akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh.

See also  DPR Pastikan Kuota Haji 2026 Tetap 221 Ribu, Tak Ada Pengurangan

Sri juga mengingatkan agar jamaah haji memperbanyak konsumsi makanan yang kaya kandungan serat dan airnya. “Untuk makanan ringan dapat dikonsumsi seperti pudding,” katanya.

Sementara itu, bagi jamaah haji yang membawa makanan dari Tanah Air, perlu memperhatikan jenis makanan yang dibawa dan riwayat penyakitnya. Penderita hipertensi harus membatasi konsumsi mie instan dan kecap yang tinggi natriumnya, dan juga berpengawet.

“Sebaiknya mereka memilih bahan makanan yang alami. Namun bagi jemaah yang sehat, tidak masalah membawa bekal seperti ini,” kata Sri.

Jemaah juga diingatkan untuk tetap makan tiga kali sehari. Banyak minum air putih dan konsumsi sayur. Pada katering yang disediakan untuk jamaah, tertera ada batasan waktu. Untuk makan siang batas akhir dikonsumsi adalah pukul 15.00 WAS, sementara untuk makan malam dibatasi sampai pk. 22.00 WAS. “Bila sudah lewat waktu sebaiknya jangan dikonsumsi. Khawatir akan tumbuh bakteri,” tambah Sri.

Tim Gizi di KKHI Madinah selain bertugas dalam pelayanan makanan jemaah haji sakit, juga memberikan pelayanan makanan bagi petugas kesehatan, baik petugas di KKHI, di Bandara, dan petugas di sektor-sektor. Petugas jangan sampai sakit. Untuk itu,  gizinya juga harus diperhatikan. (Kemenkes)

Tags: eka jusuf singkahaji 2018jamaah haji sakitkatering hajiKKHImakanan jamaah haji
Previous Post

Dalam Sepekan, Hampir 500 Jamaah Haji Tersesat di Madinah

Next Post

Empat Siswa Indonesia Sabet Medali Perak di Olimpiade Biologi Iran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks