MADANINEWS.ID, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo pernah mengutarakan harapanya, bahwa Indonesia bisa menjadi pusat busana muslim dunia. Hal itu diungkapkan pada tahun 2018 lalu saat memberi sambutan pada acara Muslim Fashion Festival (Muffest). Presiden Jokowi meyakini jika potensi dan kreasi anak bangsa mampu bersaing dan memiliki desain yang menarik dan variatif dibanding negara muslim lainnya.
Harapan dan prediksi tersebut tak meleset. Hal ini terlihat dari banyaknya jenama-jenama busana muslim yang bermunculan dari seluruh penjuru negeri. Salah satunya adalah brand Hirmah Shah Reza atau lebih di kenal dengan nama HSR Butiq.
Hirmah yang telah membangun bisnis fashion dalam kurun waktu 6 tahun terakhir ini, menjelang bulan Ramadhan menggelar Fashion Show dengan tajuk “Wonderful Fitri Collection”. Acara ini digelar di Butik HSR yang berlokasi di Mega Cinere, Depok, Jawa Barat (05/03/2023).
Ada 15 koleksi yang dihadirkan Hirmah dalam gelaran Wonderful Fitri Collection. Aneka busana syar’i ini diperagakan oleh artis-artis ibukota. Sebut saja Eddies Adelia, Iranty Purnamasari, Shezy Idris hingga Lucky Reza.
Dijelaskan wanita kelahiran Jakarta tahun 1978 ini, ada alasan khusus memilih busana syar’i sebagai pilihan bisnisnya.
“Awalnya saya menekuni bisnis fashion secara otodidak saja. Ini lebih ke masalah hobi, saya suka membuat baju-baju untuk dipakai sendiri, ternyata sahabat-sahabat saya banyak yang suka, dan mereka suka minta saya buatkan baju. Dari situlah tercetus ide atau keinginan, kenapa tidak buat brand sendiri,” ujar Hirmah kepada Madaninews.id.

Hirmah melanjutkan, ketika memulai bisnis ini, ia memang tengah dalam proses hijrah dari yang biasa menggunakan jilbab pada umumnya, ke busana syar’i. Pada akhirnya ia memutuskan memulai bisnis ini dengan konsep syar’i.
“Kemudian saya juga mau syiar mengajak para wanita muslimah agar tidak takut berbusana syar’i, karena dengan berbusana syar’i tetap akan terlihat modis dan fashionable,” jelas ibu 4 orang anak ini.
Keistimewaan HSR Butiq adalah pada penggunakan bahan yang berkualitas, diproduksi dengan limited edition dan menggunakan warna-warna dominan warna yang lembut, misalnya hitam dan putih.
Namun, dalam koleksi teranyar yang dikeluarkan Hirmah melalui Wonderful Fitri Collection, ada warna-warna ngejreng yang ditampilkannya. Sebut saja kuning dan biru elektrik.
“Saya ingin keluar dari zona nyaman dengan mengeluarkan warna-warna baru. Jadi paduan warna soft dan colourfull,” terang Hirmah sembari tersenyum.
Dari 15 koleksi yang dihadirkan, Hirmah menyebut untuk 1 warna hanya memproduksi 10-20 pieces saja. Hal ini karena ia ingin produknya tidak pasaran.
Harga busana yang dibuat Hirmah berkisar antara Rp 900 ribu hingga Rp 2 juta.
“Saya memang menyasar kalangan middle up,” cetusnya.
Saat ini pasar terbesar HSR Butiq, 50% di Jabodetabek, dan sisanya 50% tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Sebut saja Makasaar, Riau hingga Aceh. Dan dalam waktu dekat produk HSR Butiq akan hadir di Sarinah Mall.
“Kedepan semoga lebih maju dan makin dikenal orang. Pokoknya berusaha terus semampu kita, optimis dan selalu bekerja keras untuk menggapai mimpi,” tutupnya.
