MADANINEWS.ID, Tangerang Selatan — Program Studi D4 Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberikan pelatihan digital selling pada koperasi Pesantren Luhur Sabilussalam. Pelatihan yang dihadiri oleh pengurus, pengawas, dan sebagian anggota koperasi tersebut dilaksanakan di Pesantren Luhur Sabilussalam – Ciputat, Tangerang Selatan (1/10/2022).
Sebagaimana yang disampaikan Ketua Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah, Nurul Hasanah, pelatihan digital selling tersebut diharapkan akan menambah wawasan dan skill pengurus koperasi untuk menjalankan koperasi. “Di era serba digital, pengurus koperasi tidak boleh gagap teknologi,” tegas Nurul. “Dengan penguasaan teknologi digital diharapkan pengurus bisa mengembangkan koperasi lebih cepat.” tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Pengabdaian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah PNJ. Dari sejak bulan Juli 2022 telah dilakukan penyusunan website koperasi, soft launching website, dan saat ini pelatihan digital selling.
Pelatihan digitall selling mencakup penjelasan manfaat penjualan secara digital, strategi pemilihan dan penggunaan aplikasi digital, serta penjelasan langkah-langkah praktis dalam penggunaan media online. Materi yang disampikan oleh Nur Kholikul Anwar, IT dan praktisi digital selling, secara teknis menjelaskan kategori dan barang persediaan, tracking stock barang, penjualan, laporan, dan manajemen pelanggan serta fitur-fitur tambahan.
“Semoga apa yang dilaksanakan mendapat manfaat dan kami akan terus mengembangkan apa yang telah diberikan oleh bapak ibu Dosen PNJ.” ujar Andi Iswanto, Wakil Ketua Koperasi Sabilussalam.
Acara pelatihan digital selling berlangsung dengan lancar, secara garis besar rangkaian acara pelatihan terdiri atas sesi pemaparan materi dan praktek aplikasi digital zobaze dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto Bersama.
Tujuan kegiatan Pelatihan digital selling untuk meningkatkan kinerja koperasi dalam penjualan, laporan, serta manajemen persediaan. “Dengan terlaksananya pelatihan ini, kerja pengurus koperasi akan menjadi lebih mudah dan cepat karena menggunakan sistem aplikasi digital” jelas Andi.(*)
