Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Seandainya Bunga UMKM 0 %

Irawan Nugroho
10 November 2021 | 16:56
rubrik: Opini
Seandainya Bunga UMKM 0 %
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID – Bertepatan dengan hari Pahlawan 10 November saat ini, ada banyak momen sejarah yang harus selalu dikenang oleh generasi muda bangsa Indonesia. Salah satunya perjuangan Ki Hajar Dewantara. Pada tahun 1913, Soewardi menulis artikel di surat kabar De Expres berjudul Als ik eens Nederlander was ‘Seandainya aku seorang Belanda.’ Artikel ini berisi mimpi Soewardi yang kemudian dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara bila ia benar menjadi orang Belanda.

Mimpi ini dilatarbelakangi rencana pemerintah kolonial Belanda tahun 1913 berencana membuat pesta besar-besaran untuk memperingati lepasnya Belanda dari penjajahan Perancis. Ironisnya, pesta besar-besaran ini akan digelar di Hindia-Belanda, negeri yang masih dijajah oleh Belanda. Lebih parah lagi, untuk membiayai pesta, pemerintah kolonial Belanda berniat menarik ‘uang’ dari rakyat.

Dalam mimpinya tersebut, Soewardi dengan sinisnya kemudian menulis: Apabila saya seorang Belanda, saya tidak akan mengadakan pesta kemerdekaan dalam suatu negeri sedangkan kita menahan kemerdekaan bangsanya. Dan sinisme itu ditutup dengan kalimat: Beri dahulu bangsa yang terjajah itu kemerdekaannya, barulah merayakan kemerdekaan itu sendiri.

Suku Bunga 0% Bukan Mimpi

Pendiskripsian mimpi Soewardi tersebut tentu sangat menarik. Bagaimana bila mimpi ini terjadi di UMKM Indonesia saat ini. Seandainya Bunga UMKM 0%.

Kisah suku bunga 0% sebenarnya bukan sebuah mimpi. Ia riil sebagaimana orang Belanda pada masa Soewardi. Hal ini karena pada saat ini, ada sebuah negara di Asia yaitu Jepang mampu menerapkan suku bunga 0%. Tanpa label syariah, bila suku bunga 0 % tentu dapat dianggap syariah. Hal ini karena ia sejalan dengan hadist Nabi yang melarang riba.

Namun demikian, kisah ini menjadi mimpi bila praktek suku bunga yang diadopsi Jepang itu dilaksanakan khususnya untuk UMKM Indonesia. Pada saat ini, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) perbankan yang dihimpun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tingkat bunga mikro tetap paling tinggi yakni mencapai 11,67% secara rata-rata. Kisaran bunga ini dengan eufimisme bahasa apapun, lebih tepat disebut sebagai rentenir atau lintah darat.

See also  Physical Distancing dalam Hukum Islam: Bisa Sunnah Bahkan Wajib

Sayangnya praktek lintah darat ini seperti direstui secara resmi oleh pemerintah. Sebagaimana sebuah pisau yang tajam ke bawah, praktek lintah darat pun demikian tajam bagi para pengusaha kecil. Bagi para pengusaha besar, mereka mendapat keringanan yang demikian luar biasa dari pada suku bunga yang diterima para pengusaha kecil.

Pemimpin Indonesia Masih Di Boven Digoel?

Bila dalam kasus Soewardi pemerintah Belanda dengan cepat memprosesnya, namun dalam masalah bunga UMKM tidak demikian. Dimulai era pemerintah Orde Baru hingga Reformasi saat ini, mimpi suku bunga 0% bagi UMKM tidak pernah bergaung.

Hanya hadir mimpi-mimpi sederhana seperti tidak adanya kesenjangan antara suku bunga UMKM dengan suku bunga korporasi. Namun sekalipun sederhana, mimpi tersebut ternyata tetap seperti mimpi seorang pemuda bernama Soewardi tahun 1913, jauh panggang dari api.

Jika keberanian bermimpi saja tidak ada dalam pemerintahan kita, maka harapan untuk dihapusnya lintah darat hanya akan terus menjadi mimpi. Ketiadaan keberanian tersebut seperti membuat malu Soewardi yang dulu berani bermimpi saat pemerintahan dipegang asing. Menjadi pertanyaan, di mana sesungguhnya pemerintah Republik Indonesia pemilik mimpi besar bagi bangsanya saat ini. Masih di Boven Digoel, Ende atau di Pulau Bangka-kah? Lalu siapa yang tengah duduk di pemerintahan Indonesia saat ini?*

Tags: Ki Hajar Dewantara
Previous Post

Amalan Agar Dimudahkan Melunasi Hutang

Next Post

Huawei Indonesia Raih Penghargaan Leading Tech Cloud Company on Indonesia AI Ecosystem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks