Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenag Gandeng BPS Bipih, Tingkatkan Layanan Jemaah Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 April 2021 | 09:00
rubrik: News, Nusantara
Kemenag Gandeng BPS Bipih, Tingkatkan Layanan Jemaah Haji

Penandatanganan kerjasama kemenag dan bps bipih untuk tingkatkan layanan haji. (foto:kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, BEKASI — Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) melaksanakan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS Bipih) terkait pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan jemaah haji.

“Perjanjian Kerjasama ini merupakan pedoman bagi Kemenag dan BPS Bipih dalam pengelolaan data dan informasi terkait pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan jemaah haji,” kata Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi  saat Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian Agama dengan BPS Bipih di Bekasi Jawa Barat. Senin (12/4/2021).

Menurutnya, Perjanjian Kerjasama ini juga untuk menwujudkan kemitraan dan kerjasama antara Ditjen PHU tengan BPS Bipih dalam pengelolaan data dan informasi jemaah haji secara profesional, akuntabel, amanah, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.

“Oleh karena itu, kami berharap agar dalam pelaksanaannya betul-betul berpedoman dalam ketentuan yang sudan diatur dan disepakati dalam PKS ini,” ujarnya.

PKS ini, kata Khoirizi, pengawas pelaksanaannya dilakukan melekat oleh para pihak. Adapun perjanjian kerjasama ini berlaku selama 3 tahun.

Untuk hal-hal yang baru, lanjut dia adalah berupa penyediaan akses data rekening beraap Noor rekening dan nama pemilik rekening jemaah haji penerima pengembalian Bipih batal

Hadir dalam pelaksanaan penandatanganan PKS ini jajaran Eselon II Ditjen PHU, 16 Bank Syariah dan 13 Bank Pembangunan Daerah yang memiliki Unit Usaha Syariah.

Berikut daftar BPS Bipih tersebut :

  1. Bank DKI, UUS (Unit Usaha Syariah);
  2. Bank Muamalat Indonesia;
  3. Bank Tabungan Negara, UUS;
  4. Bank Syariah Indonesia;
  5. Bank Mega Syariah;
  6. Bank Jabar Banten Syariah;
  7. Bank Syariah Bukopin;
  8. Bank Panin Dubai Syariah;
  9. Bank Permata, UUS;
  10. Bank CIMB Syariah, UUS;
  11. Bank Maybank Indonesia, UUS;
  12. Bank OCBC NISP, UUS;
  13. Bank Danamon Indonesia, UUS;
  14. Bank BCA Syariah;
  15. Bank Sinarmas, UUS;
  16. BTPN Syariah;
  17. BPD DIY, UUS;
  18. BPD Jawa Tengah, UUS;
  19. BPD Jawa Timur, UUS;
  20. Bank Aceh Syariah;
  21. BPD Sumut, UUS;
  22. BPD Sumatera Barat, UUS;
  23. BPD Riau Kepri, UUS;
  24. BPD Sumsel Babel, UUS;
  25. BPD Kalsel, UUS;
  26. BPD Kaltim, UUS;
  27. BPD Sulselbar, UUS;
  28. BPD NTB, UUS;
  29. BPD Jambi, UUS;
  30. BPD Kalbar, UUS;
See also  Deretan Robot Karya Anak Madrasah, Hiasai Robotics Competition (MRC) 2022

Tags: BPS BipihKemenaglayanan hajiPendaftaran Haji
Previous Post

KemenkopUKM dan Pemkab Purbalingga Lakukan Sinergi Program Bidang KUMKM

Next Post

Isbat Awal Ramadan 1442 H Digelar Hari Ini, Berikut Daftar Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks