Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

BPOM Terbitkan Pedoman Pendistribusian Vaksin COVID-19

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 December 2020 | 07:00
rubrik: News, Nusantara
MUI dan BPOM Terbang ke China, Untuk Apa?
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan meluncurkan pedoman pendistribusian vaksin COVID-19 yang akan menjadi salah satu panduan tata laksana penanganan terhadap infeksi virus corona jenis baru di Indonesia.

Kepala BPOM Penny K Lukito dalam jumpa pers via daring di Jakarta, Kamis, mengatakan pedoman pendistribusian vaksin COVID-19 itu diluncurkan bersama dengan tiga pedoman pelayanan publik dan pengawasan produk farmasi serta satu panduan penerapan persyaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Penny menyebut tiga pedoman pelayanan publik dan pengawasan produk farmasi itu di antaranya panduan pemasukan obat melalui jalur khusus, panduan pengajuan dan pelaksanaan uji klinik selama COVID-19 dan panduan farmakovigilance dan pengawasan mutu selama COVID-19.

“Ini menjadi rujukan untuk tangani COVID-19,” kata Penny dalam “Peluncuran Informatorium Obat COVID-19 di Indonesia Edisi Dua dan Publikasi Pelayanan Publik dan Pengawasan Obat Selama Pandemi untuk Penanganan COVID-19”.

Ia mengatakan panduan informatorium obat COVID-19 kini memasuki edisi kedua yang diselesaikan tim BPOM pada November. Edisi pertama dibuat pada Maret atau ketika virus corona jenis baru mulai melanda Indonesia.

BPOM, kata dia, selaku regulator dan pengawas obat terus menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan dalam mengaitkan karakteristik virus corona jenis baru.

Perkembangan virus SARS-CoV-2, lanjut dia, dinamis dan berkembang baik di Indonesia maupun di dunia.

“Pembaruan yang terus menerus dari informatorium perlu dilakukan mengingat info terkait khasiat keamanan terkait COVID-19 ini sangat dinamis,” pungkasnya.

See also  Holding Ultra Mikro Segera Hadir
Tags: BPOMVaksin Corona
Previous Post

Masih Berusia 29 Tahun, Syafii Efendi Dilantik jadi Rektor Universitas Halim Sanusi

Next Post

BPJPH Ungkap Empat Potensi Besar Produk Halal Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks