Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Sambut Tahun Baru 1442 H, MUI Ajak Umat Perkuat Bidang Ekonomi

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 August 2020 | 07:00
rubrik: News, Nusantara
MUI Desak Pemerintah Indonesia Tidak Tinggal Diam Terkait Nasib Muslim Uighur

Waketum MUI Anwar Abbas (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Sekjen MUI Anwar Abbas mengajak umat bermusahabah terkait capaian umat di bidang ekonomi dalam menyambut Tahun Baru 1442 Hijriyah.

Dikatakannya, umat Islam memang sudah banyak sumbangsih bagi kemajuan bangsa. Namun, sumbangsih itu belum optimal menyentuh sisi ekonomi. Dari jumlah umat Islam di Indonesia yang mencapai 87%, kontribusi umat bidang ekonomi masih terasa kurang, utamanya bidang ekonomi skala besar/konglomerasi bisnis.

“Dari 10 orang terkaya di negeri ini, hanya satu orang yang beragama Islam. Dari 50 orang terkaya, hanya enam yang beragama Islam. Ini masih jauh dari harapan. Kita perlu muhasabah terkait nasib dan keadaan umat Islam,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Rabu (19/08).

Anwar menilai, masih banyaknya umat Islam yang terbelakang dari sisi ekonomi salah satunya disebabkan oleh dunia pendidikan. Pendidikan yang ada dan diterima umat Islam tidak mendukung umat menjadi entrepeneur maupun intrapreneur. Dia melihat, pendidikan bahkan sampai level universitas lebih banyak melahirkan “employee mentality”. Itu tergambar dari sedikitnya umat yang menjadi konglomerat.

“Supaya kontribusi umat Islam dalam bidang ekonomi kelas atas ataupun skala besar bisa meningkat di masa-masa mendatang, maka kita harus memacu diri agar jumlah umat Islam yang ada di ekonomi kelas atas proporsional dengan jumlah umat. Kalau bisa, sembilan dari sepuluh orang terkaya berasal dari umat Islam,” paparnya.

Fokus memajukan ekonomi umat ini, menurutnya, tidak bisa ditawar lagi. Bila umat itu maju secara ekonomi, bangsa juga semakin maju. Dari 30 juta orang Miskin di Indonesia saja, kata dia, 90 persen di antaranya berasal dari kalangan Islam. Artinya, mereka masih menjadi tantangan bangsa ke depan. Dengan memajukan umat secara ekonomi, maka masalah bangsa pun lambat laun bisa teratasi.

See also  Guna Tingkatkan Kontribusinya Yang Rendah, MenKopUKM Susun Konsep Baru

“Ke depan, umat diharapkan memberikan perhatian lebih kepada usaha menciptakan entreprenur dan intrapreneur yang handal. Usaha itu hendaknya benar-benar dilandasi keinginan mengubah nasib dan keadaan,” tandasnya.

Tags: Anwar AbbasMUItahun baru hijriyahtahun baru islam
Previous Post

Proses Sertifikasi Halal Produk UMKM Kini Dipercepat

Next Post

Kemenag Petakan Kurikulum Pesantren

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks