Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Museum Muhammadiyah Diresmikan November 2020

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 July 2020 | 10:22
rubrik: Indeks, News, Nusantara
Museum Muhammadiyah Diresmikan November 2020

Desain Museum Muhammadiyah. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.I, YOGYAKARTA — Pengurus Pusat Muhammadiyah mengumumkan bahwa peresmian Museum Muhammadiyah akan dilaksanakan pada bulan November 2020. Peresmian ini diundur 5 bulan dari rencana awal pada Juni 2020 dikarenakan pandemi corona yang mewabah di Indonesia.

Digagas sebagai etalase sejarah dan dinamika pergerakan dakwah pencerahan Muhammadiyah di masa lalu, masa kini dan rencana Muhammadiyah di masa yang akan datang, Museum Muhammadiyah akan dibuka untuk umum dengan membawa wajah baru bagi museum modern yang edukatif, rekreatif, berbasis teknologi virtual-digital sekaligus ramah anak, perempuan dan difabel.

“Akan banyak mengadopsi teknologi modern untuk memvisualisasikan museum. Semua teknologi yang dikembangkan oleh anak bangsa sendiri,” ujar Tim Ahli Museum Muhammadiyah Aris Winarno dalam Covid Talk, Selasa (21/7).

Terletak di kompleks kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, museum setinggi 5 lantai yang pembangunannya dimulai pada 2017 dengan peletakan batu pertama oleh Presiden RI Joko Widodo, akan mengusung misi besar Muhammadiyah merebut tafsir sejarah.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyatakan dinamika perjuangan Muhammadiyah sejak 1912, termasuk keterlibatan Muhammadiyah dalam berbagai momen penting nasional harus dirawat agar generasi yang akan datang dapat melihat Muhammadiyah secara utuh.

“Perjalanan panjang Muhammadiyah menorehkan sejarah penuh dengan perjuangan yang luar biasa. Melahirkan karya-karya monumental yang hari ini bisa kita rasakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan lain-lain, termasuk dalam bidang literasi Suara Muhammadiyah (majalah tertua di Indonesia) masih hidup,” jelas Dadang pada kesempatan terpisah, Senin (20/7).

“Museum ini menjadi bukti yang tak terbantahkan tentang perjuangan Muhammadiyah selama 100 tahun lebih dalam kiprahnya memajukan, mencerdaskan, dan mensejahterakan Indonesia yang  sampai hari ini seperti sekarang, perjuangan melawan Covid luar biasa, tidak ada tandingannya dengan organisasi lain, kita yang terdepan,” imbuhnya.

See also  Muhammadiyah Fokus Kuatkan BPRS, Belum Tertarik Dirikan Bank Umum Syariah

Selain mengusung tema yang akan terus diperbarui dalam periode waktu tertentu sehingga tidak membosankan, Museum Muhammadiyah selain menampilkan perjuangan Muhammadiyah di tingkat daerah, nasional hingga sebarannya di 24 negara, juga memberikan fasilitas bagi para akademisi yang melakukan penelitian hingga kelompok kesenian yang ingin berkrea

Tags: museum muhammadiyahPP Muhammadiyah
Previous Post

Menag Imbau Masyarakat Patuhi Edaran Salat Idul Adha & Kurban

Next Post

Begini Peta Penyelenggaraan Haji 2021 Jika Pandemi Corona Masih Mewabah

Comments 1

  1. Bastian ashar says:
    5 years ago

    saya selaku pemuda Ortonom Muhammadiyah kota Surabaya , bangga dengan adanya museum Muhammadiyah bisa mengedukasi secara umum dan bisa mengetahui Muhammadiyah juga Sejarahnya .
    Semoga Muhammadiyah lebih meluas di Indonesia , dan kadernya bisa berbakti pada Muhammadiyah dan Bangsa . Sekian dari saya Wasalamua’laikum wr.wb

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks