Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pandemi Corona, MUI Himbau Masyarakat Saling Peduli Terhadap Tetangga

Abi Abdul Jabbar Sidik
7 April 2020 | 14:45
rubrik: Indeks, News, Nusantara
MUI Desak Pemerintah Indonesia Tidak Tinggal Diam Terkait Nasib Muslim Uighur

Waketum MUI Anwar Abbas (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Di tengah merebaknya wabah virus corona di beberapa wilayah di negeri ini, maka para ahli dan pihak pemerintah menganjurkan masyarakat tetap tinggal di rumah dan tidak keluar kecuali untuk hal-hal yang sangat penting.

Demikian seperti disampaikan Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas melalui keterangan tertulisnya di Jakarta pada Selasa (07/04).

“Tujuannya tentu adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut,” kata Anwar Abbas.

Namun demikian ujarAnwar, ternyata hal demikian telah membuat ekonomi rakyat bermasalah, sehingga banyak elemen masyarakat terutama yang berada di lapis bawah seperti ojek, sopir taksi, pedagang kaki lima, penjual makanan pinggir jalan dan sebagainya, tampak terpukul karena kehilangan pendapatannya.

“banyak di antara mereka yang tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pokoknya sehari hari. Bila hal ini tidak diatasi dengan segera dan tidak ada langkah-langkah konkret yang dilakukan untuk membantu mereka,” terang Anwar.

Maka tidak mustahil menurutnya, akan terjadi tindakan-tindakan yang tidak dinginkan seperti adanya pencurian dan perampokan serta tindak-tindak tidak terpuji lainnya.

“Sehingga kalau meluas, maka dia tidak mustahil akan berdampak buruk terhadap kehidupan sosial politik yang ada di negeri ini,” ujarnya.

Maka itu kata Anwar, semua pihak harus bisa mendorong bagaimana setiap keluarga harus peduli terhadap keadaan yang dialami oleh keluarga lain yang merupakan tetangganya.

“Bila ada sebuah keluarga yang memiliki masalah maka orang dan keluarga yang menjadi tetangganya harus berempati dan dengan cepat datang membantu,” ucap dia.

Apalagi bagi orang islam, menurut dia, masalah ini jelas-jelas sangat menjadi perhatian. Bahkan keberimanan seseorang kepada Allah dan hari akhir adalah dinilai dan diukur salah satunya dari sejauhmana dia peduli terhadap tetangganya.

See also  Kemenkop dan UKM Siapkan Program Pelatihan Bagi Pengungsi Korban Gempa

Menurutnya, ini terlihat dengan jelas dari hadis Nabi yang mengatakan, “Barangsiapa yang menyatakan dirinya beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tetangganya.”

Di dalam hadis yang lain lanjut Anwar, Nabi Muhammad berkata bahwa engkau tidak bisa dikatakan telah beriman kepadaku kata Nabi kalau engkau tidur dalam keadaan perutmu kenyang sementara tetanggamu kelaparan. 

“Untuk itu MUI mengimbau masyarakat, untuk menegakkan dan melaksanakan apa yang sudah diperintahkan dan dituntunkan Nabi, dengan menciptakan satu sistem ketahanan hidup bertetangga yang kuat dan baik yang didasarkan pada nilai ajaran agama Islam,” jelasnya.

“Agar Covid-19 dengan segala persoalan yang ditimbulkannya dapat kita hadapi dan atasi dengan baik, sehingga masyarakat bisa hidup aman, tentram dan damai sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tambahnya.


Previous Post

Ruang Isolasi Covid-19 Asrama Haji Pondok Gede Siap Digunakan

Next Post

Tekan Penyebaran Virus Corona, Mufti Besar Saudi Minta Masyarakat Patuhi Kebijakan Pemerintah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks